Tampilkan postingan dengan label Contoh artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Contoh artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2012

Contoh artikel: idhul adha


Idhul Adha adalah adalah salah satu dari sekian banyaknya hari besar Umat Islam, dimana hari ini kita dilarang berpuasa dan disunahkan sholat sunnah Ied, dan dihari itu juga kita disunnahkan untuk menyembelih hewan qurban. Qurban menururut bahasa berasal dari kata qarraba-yaqrabu-qurbanan yang berati dekat atau mendekat. Menurut syariat Islam qubanadalah menyembelih binatang pada hari raya idhul adha (10 Zulhijah) dan hari tasyik (11, 12, dan 13 Zulhijah) dalam rangka ibadah kepada Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya. Seperti pada firman Allah pada surat Al-Hajj ayat 33:
”Daging (Hewan Qurban dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan kamu. Demikianlah Allah menundukkan untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik” (Q.S Al-Hajj 37)
                Disini di SMPN 1 Paron juga menyembelih hewan quran, penyembelihan dilaksanakan sesaat setelah Sholat Ied, sebelumnya sebelum hari raya Idul Adha Pak Kholid, Pak Arifin, Pak Nurhadi dan Bu Rini telah menunjuk wakil dari masing-masing kelas untuk ikut Takbiran di sekolahan, sorenya sebelum malam takbiran kami makan sore sekaligus buka puasa bagi yang berpuasa, setelah makan acaranya dilanjutkan dengan Sholat Magrib, Sholat Magrib tersebut dipimpin oleh Pak Arifin, setelah sholat dilanjutkan dengan menggemakan Takbir, saat itu juga dibuat kelompok menurut kelasnya masing masing, setiap kelompok bergantian menggemakan Takbir, saat pukul 19.00
                Setelah Sholat Isya’ semuanya dari kami mengumandangkan Takbir, ketika pukul 20:00 kami diberi bimbingan mental oleh Pak Nurhadi dan Pak Arifin, diacara tersebut kita diberitahu gambaran ketika kita mati, dan diacara tersebut kita juga diceritakan gambaran orang yang tidah pernah sholat, kurang lebih ceritanya seperti ini: suatu ketika ada seorang pemuda yang berumur 18 tahun, dia tidak pernah sholat dan dia juga pengguna narkoba, akhirnya pemuda tersebut mati karena overdosis, dia dikubrkan disuatu kuburan, setelah satu jam ada seorang pelayat yang kehilangan jam tangan yang diduga jatuh dilubang kuburan disaat menguburkan jenazah pemuda tadi, ketika dibongkar ternyata kondisi jenazah pemuda tadi berbeda 180 derajat dengan keadaan satu jam sebelumnya sebelum dikuburkan, wajahnya penuh memar, giginya tanggal, rambutnya berwarna putih, dan tulangnya patah semua. Ini adalah adalah siksa kubur dsan ini juga balasan ketika dia hidup didunia yang tidak pernah menjalankan perintah perintah-Nya. Kuburan bisa menjadi suatu taman surga atau menjadi tempat siksa yang amat pedih
                Setelah kami mengikuti bimbingan mental kami melananjutkan membaca takbir, kali ini kami menggemakan takbir dengan menggunakan alat musik khas timur tengah yaitu rebana

Contoh artikel: puisi


Puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Karena hampir setiap negara mengenal puisi maka banyak yang memperlombakannya, lomba puisi di SMPN 1 Paron dilaksanakan secara rutin untuk tujuan  memperingati hari guru, lomba ini bertujuan untuk melihat seberapa besar animo para siswa  dan untuk mengetahui seberapa besar kreatifitas para siswa. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 26 November 2011, setiap kelas harus diikuti oleh minimal 2 orang anak maksimalnya tidak terbatas, sebelum mereka mengikuti lomba mereka mengikutu pembelajaran singkat membaca puisi dari Bu Herni, pembelajaran itu berlangsung saat pulang sekolah dihari rabu dan kamis. Setelah diberi sedikit bimbingan dari Bu Herny sekarang saatnya mereka berlomba, lombanya dilaksanakan bertepatan dengan Pawai Ta’aruf, disaat rombongan pawai meninggalkan sekolah maka lomba puisi pun dimulai, peserta yang maju pertama adalah nomer urut 09-01, 08-01 lalu 07-01 setelah itu 09-02, 08-02 lalu 07-02 dan seterusnya. Dan sebagai jurinya adalah guru Bahasa Indonesia yaitu Bu Erni, Bu Herni, Bu Diana dan Bu Asih, lomba ini berlangsung agak lama sekita dua jam yaitu mulai dari pukul 08:00 - 10:04 waktu setempat.
Pesertapun bergantian maju untuk membaca puisi, terlihat para juri melihat dengan teliti, akhirnya perseta terakhirpun tampil yang menandakan lomba itu telah selesai, sembari para juri menjumlah nilai, para peserta bisa intirahat dan makan dikantin
Pengumuman pemenang diumumkan pada hari senin saat upacara bendera dan bertepatan dengan pemberian bunga untuk bapak ibu guru yang untuk merayakan hari guru. Pemenangnya adalah sebagai berikut
Kelas VII
-       Juara 1:
-       Juara 2:
-       Juara 3:

Kelas VII

-       Juara 1:
-       Juara 2:
-       Juara 3:

Kelas IX
-       Juara 1: Yuniar
-       Juara 2: Intan lestari
-       Juara 3: Grace david wijayanto

Contoh Artikel: Gerak Jalan


Angin sepoi-sepoi dan pohon yang rindang menyambut kami di Monumen Soerjo, hal ini sangat  berbeda disaat kami mulai start mengikuti lombagerak jalan, lomba gerak jalan ini diikuti sebagian besar sekolah setingkat SLTP dan SLTA di Kabupaten Ngawi, saking banyaknya peserta, kami mendapat nomor urut 81 sehingga kami harus antri agak lama disaat kami mau start, dan disaat mau berangkat tangan kami diberi stampel tanda bukti kami adalah peserta lomba gerak jalan. Kami berangkat dari sekolahan dari jam 07:30 WIB sampai disana pukul 08:00 WIB dan kami mulai start pukul 10:00 WIB. Hari itu sangat terik tidak seperti saat latihan yang selalu mendung, tetapi panas teriknya matahari tidak bisa mengalahkan semangat kami yang telah berkobar untuk mengikuti lomba yang diadakan dua tahun sekali itu. Dengan bermodalkan tekad yang kuat kami mulai melangkah meninggalkan tempat start yaitu Monumen Soerjo menuju ke tempat finish yaitu Alun-alun Kota Ngawi
                Diawal perjalanan kami bernyanyi lagu-lagu nasional dan yel-yel yang kami buat sendiri, dengang bermodalkan semangat yang tinggi, kami pun mulai menyalip sekolah lain yang ada didapan kami, Hari mulai terik-teriknya kerongkongan kami terasa kering lalu Pak Nurhakim, Pak Arifin, serta Mas Teddy membagikan air gelasan, cukuplah untuk membasahi kerongkongan kami. kejadian aneh pun berlanjut disaat kami berhasil menyalip sekolah lain teman kami ada yang ingin buang air, terpaksa dia pergui kehutan unuk buang air, ditengah jalan juga sama ada beberapa teman kami yang “anyang-anyangen” terpaksa buang air bersama-sama. Ketika sampai dipemukiman penduduk matahari tepat diatas kami untung saja para warga sudah menyiapkan air untuk disiramkan ke para peserta gerak jalan, rasanya sungguh segar tenaga kamipun mulai terisi kembali. Saat dikilometer sepuluh dari monumen soerjo badan saya pun terasa lemas, lelah dan ingin ganti untuk istirahatentah kenapa setelah saya pindah kebarisan paling depan entah kenapa badn saya mulai meng-change tenaga, badan saya pun milai kuat kembali, akhirnya saya pun kembali ke barisan nomer dua
                Saat kami tiba di Ngawi kami pun berhenti sejenak untuk istirahat dan untuk mengulur waktu karena kami berjalan terlalu cepatm, tapi disaat kami berhenti kami disalip oleh sekolah lain yang anehnya sekolah itu menirukan yel-yel yang kami buat. Kami terus berjalan pelan agar kami t i8ba tepat waktu dan kami berusaha untuk merapikan barisan  hingga kami tiba dikota Ngawi semangat kami mulai membara lagi, kami bernyanyi lagu nasional yang dibawakan dengan penuh semangat hingga kami tiba d  Alun-alun kota Ngawi. Alhamdulillah kami tiba digaris finish dengan tepat waktu hanya kelebihan 30 detik dari waktu yang ditentukan, setelah kami memasuki alun-alun pemeriksaan stampel dilakukan kembali, setelah itu kami melakukan peregangan dan istirahat, setelah buka sepatu ternyata telapak kaki kami banyak yang mlentong-mlentong  tetapi tidak menjhadi masalah, akhirnya kami pergi kerumah Pak Indra untuk Makan siang, makan siang itu terasa sangat istrimewa karena perut kami sudah kosong.  setelah itu kami pulang kesekolah lalu pulang kerumah

Popular Posts

 

© 2013 Edu Fresh. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top